
gasingnews.id, Enrekang – Sudu selama ini dikenal sebagai salah satu titik penting perputaran ekonomi di Kabupaten Enrekang. Aktivitas perdagangan, lalu lintas masyarakat, hingga mobilitas hasil pertanian menjadikan kawasan ini hidup hampir tanpa henti. Namun sangat disayangkan, wajah Sudu yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah justru tercoreng oleh persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan: sampah yang bertumpuk dan lemahnya penanganan dari pemerintah daerah.
Pemandangan tumpukan sampah di sejumlah titik bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga mencerminkan rendahnya keseriusan dalam pengelolaan lingkungan. Bau menyengat, saluran yang tersumbat, hingga potensi penyakit menjadi ancaman nyata bagi masyarakat dan para pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut. Ironisnya, kondisi ini terjadi di salah satu pusat ekonomi yang setiap hari menjadi wajah Kabupaten Enrekang di mata pendatang.
Pemerintah daerah seharusnya menyadari bahwa kebersihan bukan sekadar urusan lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra daerah dan kenyamanan aktivitas ekonomi. Bagaimana mungkin Sudu ingin berkembang menjadi kawasan yang maju dan nyaman jika persoalan mendasar seperti pengangkutan sampah saja masih terlihat amburadul? Ketika sampah dibiarkan menumpuk berhari-hari, masyarakat tentu akan mempertanyakan kehadiran dan fungsi pengawasan pemerintah.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan. Namun kesadaran warga tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan sistem pengelolaan sampah yang baik. Pemerintah perlu menyediakan tempat pembuangan yang memadai, jadwal pengangkutan yang rutin, hingga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat dan pedagang.
Sudu tidak layak dikenal karena sampahnya. Kawasan ini layak menjadi simbol kemajuan ekonomi Enrekang yang tertata, bersih, dan nyaman. Sudah saatnya pemerintah daerah turun tangan lebih serius, bukan hanya menunggu keluhan viral di media sosial baru bergerak. Sebab jika persoalan ini terus dibiarkan, bukan hanya lingkungan yang rusak, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin terkikis.

Leave a Reply